Langsung ke konten utama

Hukum Nun Sukun dan Tanwin

 HUKUM NUN SUKUN DAN TANWIN

oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.


A. Definisi

 Hukum nun sukun dan tanwin adalah salah satu aspek penting dalam mempelajari ilmu tajwid, yang membantu dalam memahami cara membaca Al-Qur'an dengan benar. 


Definisi Nun Sukun dan Tanwin:

- Nun sukun adalah huruf nun yang ditandai dengan tanda sukun (نْ), yang berarti nun mati.

- Tanwin adalah tanda harakat rangkap yang terdiri dari fathatain ( ــًــ ), kasrotain ( ــٍــ ), dan dhommatain ( ــٌــ ), yang memberikan suara nun sukun pada akhir kata.



B. Idzhar Halqi

 Idzhar Halqi adalah salah satu hukum nun sukun dan tanwin dalam ilmu tajwid yang mengatur cara membaca nun sukun atau tanwin ketika bertemu dengan huruf-huruf halqi. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang idzhar halqi:


a) Definisi Idzhar Halqi

Idzhar Halqi adalah hukum bacaan nun sukun atau tanwin yang dibaca jelas dan tidak mendengung ketika bertemu dengan salah satu huruf halqi. Huruf-huruf halqi adalah ء (hamzah), هـ (ha'), ح (ha), خ (kha'), ع ('ain), dan غ (ghain).


b) Cara Membaca Idzhar Halqi

Ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf halqi, maka dibaca jelas dan tidak mendengung. Contohnya:

- مِنْ أَحْسَنُ (man ah sanu)

- عَذَابًا أَلِيْمًا (‘adzaa ban al iiman)

Dalam membaca idzhar halqi, penting untuk memperhatikan posisi lidah dan tenggorokan agar suara nun sukun atau tanwin keluar dengan jelas dan tidak mendengung.



C. Idgham Bighunnah

Idgham Bighunnah adalah salah satu hukum nun sukun dan tanwin dalam ilmu tajwid yang mengatur cara membaca nun sukun atau tanwin ketika bertemu dengan huruf-huruf idgham bighunnah.


a) Definisi Idgham Bighunnah

Idgham Bighunnah adalah hukum bacaan nun sukun atau tanwin yang dibaca dengan memasukkan satu huruf dengan huruf sesudahnya atau ditasydidkan dengan mendengung ketika bertemu dengan salah satu huruf idgham bighunnah. Huruf-huruf idgham bighunnah adalah ي (ya'), ن (nun), م (mim), dan و (wawu).


b) Cara Membaca Idgham Bighunnah

Ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf idgham bighunnah, maka dibaca dengan memasukkan satu huruf dengan huruf sesudahnya atau ditasydidkan dengan mendengung. Contohnya:

- نَكُنْ مَعَكُمْ (nakun ma’akum) menjadi nakumma’akum

- مِنْ وَال (min wali) menjadi miwali

Dalam membaca idgham bighunnah, penting untuk memperhatikan posisi lidah dan tenggorokan agar suara nun sukun atau tanwin keluar dengan mendengung dan tasydid.



D. Idgham Bilaghunnah

Idgham Bilaghunnah adalah salah satu hukum nun sukun dan tanwin dalam ilmu tajwid yang mengatur cara membaca nun sukun atau tanwin ketika bertemu dengan huruf lam (ل) atau ra (ر). 


a)Definisi Idgham Bilaghunnah

Idgham Bilaghunnah adalah hukum bacaan nun sukun atau tanwin yang dibaca dengan memasukkan atau mentasydidkan tanpa mendengung ketika bertemu dengan huruf lam (ل) atau ra (ر).


b) Cara Membaca Idgham Bilaghunnah

Ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf lam (ل) atau ra (ر), maka dibaca dengan memasukkan atau mentasydidkan tanpa mendengung. Contohnya:

- مِنْ رَبِّهِمْ (minrobbihim) menjadi mirrobbihim

Dalam membaca idgham bilaghunnah, penting untuk memperhatikan posisi lidah dan tenggorokan agar suara nun sukun atau tanwin keluar dengan tepat dan tidak mendengung.



E. Iqlab

Iqlab adalah salah satu hukum nun sukun dan tanwin dalam ilmu tajwid yang mengatur cara membaca nun sukun atau tanwin ketika bertemu dengan huruf ba' (ب). Berikut adalah penjelasan lengkap tentang iqlab:


a).Definisi Iqlab

Iqlab adalah hukum bacaan nun sukun atau tanwin yang dibaca dengan menyuarakan huruf nun atau tanwin menjadi suara mim (م) dengan merapatkan dua bibir serta mendengung ketika bertemu dengan huruf ba' (ب).


b).Cara Membaca Iqlab

Ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf ba' (ب), maka dibaca dengan menyuarakan huruf nun atau tanwin menjadi suara mim (م) dengan merapatkan dua bibir serta mendengung. Contohnya:

- مِنْ بَيْنِ (mimmbaini)

Dalam membaca iqlab, penting untuk memperhatikan posisi bibir dan lidah agar suara nun sukun atau tanwin berubah menjadi suara mim dengan tepat dan mendengung


.

F. Ikhfa' Haqiqi

Ikhfa' Haqiqi adalah salah satu hukum nun sukun dan tanwin dalam ilmu tajwid yang mengatur cara membaca nun sukun atau tanwin ketika bertemu dengan huruf-huruf ikhfa'.


a) Definisi Ikhfa' Haqiqi

Ikhfa' Haqiqi adalah hukum bacaan nun sukun atau tanwin yang dibaca samar ketika bertemu dengan huruf-huruf ikhfa'. Huruf-huruf ikhfa' adalah ت (ta'), ث (tsa'), ج (jim), د (dal), ذ (dzal), ز (zai), س (sin), ش (syin), ص (shod), ض (dhod), ط (tho'), ظ (zho'), ف (fa'), dan ق (qaf).


b).Cara Membaca Ikhfa' Haqiqi

Ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa', maka dibaca samar. Contohnya:

- مِّن قَبْلِ (min qobli)

- مِّن صِيَامٍ (min shiyamin)

Dalam membaca ikhfa' haqiqi, penting untuk memperhatikan posisi lidah dan tenggorokan agar suara nun sukun atau tanwin keluar dengan samar dan tidak terlalu jelas.


DAFTAR PUSTAKA

1. Ibn Al-Jazari. (2008). Kitab Al-Jazariyah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

2. Al-Khalidi, M. A. K. (2010). Kitab At-Tajwid. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuk Mengenal Id Dalam Teori Psikoanalisis

 Yuk Mengenal Id Dalam Teori Psikoanalisis oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. A. Definisi Id adalah komponen kepribadian manusia yang terkait dengan keinginan dan kebutuhan dasar. Id adalah bagian dari kepribadian yang paling primitif dan tidak disadari, yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan biologis dan instingtif. B. Fungsi Id 1. Memenuhi Kebutuhan Dasar: Id berfungsi untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, seperti kebutuhan akan makanan, air, dan keamanan. 2. Mengurangi Ketegangan: Id berfungsi untuk mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh kebutuhan yang tidak terpenuhi. 3. Mencari Kepuasan: Id berfungsi untuk mencari kepuasan dan kesenangan. 4. Mengatur Energi Psikis: Id mengatur energi psikis yang terkait dengan kebutuhan dan keinginan. 5. Mengaktifkan Refleks: Id mengaktifkan refleks-refleks dasar, seperti refleks makan, minum, dan pertahanan diri. C. Ciri-ciri Id 1. Tidak Disadari: Id adalah bagian dari kepribadian yang tidak disadari, sehingga manusia tidak menyadari proses-pros...

Ego Menurut Teori Psikoanalisis

  oleh : SRI RAHAYU, S.Pd Senin, 12 januari 2026 A. Definisi Ego Ego adalah komponen kepribadian yang berfungsi sebagai mediator antara Id dan Superego. Ego bertanggung jawab untuk mengatur dan mengintegrasikan kebutuhan-kebutuhan Id dengan tuntutan-tuntutan realitas dan moralitas Superego (Freud, 1923). B. Fungsi Ego Ego memiliki beberapa fungsi yang penting, yaitu: 1. Persepsi: Ego membantu individu untuk memahami dan menginterpretasikan lingkungan sekitar (Freud, 1915). - Contoh: Ego membantu individu untuk memahami bahwa suara keras di luar adalah suara mobil, bukan suara monster. 2. Memori: Ego membantu individu untuk mengingat dan mengakses informasi yang relevan (Freud, 1920). - Contoh: Ego membantu individu untuk mengingat alamat rumah sendiri. 3. Emosi: Ego membantu individu untuk mengatur dan mengkontrol emosi-emosi yang dirasakan (Freud, 1933). - Contoh: Ego membantu individu untuk mengontrol rasa marah ketika terjebak dalam lalu lintas. 4. Impuls kontrol: Ego membantu i...

Muamalah, Sebagai Salah Satu Isi Al-Qur'an

 MUAMALAH, SEBAGAI SALAH SATU ISI AL-QUR'AN Oleh : SRI RAHAYU, S.Pd . Jum'at, 22 Agustus 2025 A. Definisi Muamalah adalah hubungan antara manusia dengan manusia lainnya dalam aspek sosial, ekonomi, dan politik. Muamalah dalam Al-Qur'an mencakup berbagai aspek, seperti jual beli, sewa-menyewa, utang-piutang, dan lain-lain. B. Jenis-Jenis Muamalah Dalam Al-Qur'an, terdapat beberapa jenis muamalah yang diatur, yaitu: 1. Jual Beli: Jual beli adalah transaksi yang dilakukan antara dua pihak, yaitu penjual dan pembeli, dengan tujuan untuk memindahkan hak milik barang atau jasa. 2. Sewa-Menyewa: Sewa-menyewa adalah transaksi yang dilakukan antara dua pihak, yaitu penyewa dan pemilik, dengan tujuan untuk menggunakan barang atau jasa selama jangka waktu tertentu. 3. Utang-Piutang: Utang-piutang adalah transaksi yang dilakukan antara dua pihak, yaitu pemberi utang dan penerima utang, dengan tujuan untuk meminjamkan uang atau barang. 4. Kerja Sama: Kerja sama adalah transaksi yang...